Perbanyakan tanaman alpukat Fuertindo sendiri, dapat dilakukan secara okulasi dengan tingkat keberhasilan okulasi mencapai 90%. Okulasi dilakukan pada batang bawah dengan ketinggian antara 15-20 cm dari permukaan tanah atau pangkal akar. Batang bawah alpukat disayat kebawah hingga sayatan mengenai kulit berikut kayu batang bawah. Kemudian dilakukan pengirisan ranting mata tempel varietas Fuertindo. Irisan mata tempel tersebut dipertautkan pada irisan batang bawah dan diikat dengan tali plastik okulasi.
Prinsip dasar keberhasilan dalam okulasi adalah pertautan yang rapat dan tepat antara kambium batang bawah dan batang atas yang disambung. Kambium adalah lapisan tipis yang tumbuh di antara kulit kayu (phloem) dan kayu (xylem), di mana keaktifan pertumbuhan terjadi. Faktor lain yang sangat berpengaruh untuk keberhasilan teknik okulasi dapat dipengaruhi oleh faktor tanaman dan faktor lingkungan.



